tugas ptk televisi digital

Televisi Digital

Televisi digital adalah standar baru transmisi gambar dan suara untuk menggantikan sistem analog seperti yang sekarang ada. Selain keunggulan kualitas gambar/suara, televisi digital juga menjanjikan penghematan yang luar biasa dalam hal lebar bandwith sinyal siaran, krisis keterbatasan alokasi frekuensi akan hilang sehingga akan lebih banyak channel televisi yang bisa ditawarkan pada pemirsa.

Berbeda dengan sinyal analog yang bekerja dengan mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continous varying), informasi digital dikirim dalam bentuk pulsa informasi data komputer yang dipadatkan (kompresi) berbentuk sinyal "0" dan "1". Oleh karena itu, televisi lama yang hanya bisa menerima sinyal analog harus menggunakan alat tambahan (set top box) untuk mengubah dari sinyal digital ke sinyal analog (gelombang kontinu) agar bisa dilihat di televisi lama.

Siaran televisi digital bisa ditransmisikan lewat udara (terestrial), satelit, atau kabel, baik kabel telefon maupun fiber optik. Boleh dikata, secara fisik cara pengiriman materi gambar dan suara hampir sama dengan yang ada sekarang. Bedanya adalah format data yang dikirim dan infrastruktur teknologi yang digunakan, mulai kamera untuk shooting, pemancar, hingga penggunaan alat tambahan (set top box) di sisi pemirsa untuk menikmati siaran televisi digital.

Televisi digital juga menawarkan fitur interaktif antara penonton dan stasiun televisi. Untuk acara voting reality show misalnya, pemirsa cukup dengan menekan satu tombol di remote control untuk memberikan suaranya. Tidak seperti sekarang yang harus menggunakan jasa teknologi pihak ketiga, baik SMS maupun telefon premium. 

Mulai tahun 2007 masyarakat dunia bersiap menyambut siaran televisi digital. Belanda menjadi nomor satu setelah sukses memensiunkan siaran televisi analog negaranya sejak 11 Desember 2006 silam. Sedangkan

Indonesia

, sejauh ini baru taraf uji coba dan penentuan standar teknologi televisi digital. Karena masih diragukan transisi televisi analog ke televisi digital akan bisa disaksikan di

Indonesia

dalam waktu dekat. Bagaimana tidak ? sebab harga televisi digital yang ada di pasaran masih terlalu tinggi untuk ukuran kebanyakan rakyat Indonesia, karena bisa berharga sekitar puluhan juta bahkan bisa di atas 100 juta rupiah sehingga hanya cocok untuk kalangan atas yang berkocek tebal. Belum lagi dengan faktanya siaran televise di Indonesia masih setia menggunakan sinyal analog.

Leave a Reply